Ilmu Sosial Dasar
Pengertian, Tujuan ISD,
Persamaan serta Perbedaan ISD dan IPS
1). Pengertian
Ilmu Sosial Dasar :
Yaitu ilmu yang mempelajari
masalah-masalah sosial, khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh masyarakat
Indonesia, dengan menggunakan Teori2 (fakta, konsep, teori) yg berasal dari
berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu2 sosial (seperti
Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi,
Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.
Ilmu Pengetahuan Sosial :
IPS merupakan suatu program
pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan
ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial
(social science), maupun ilmu pendidikan. Social Scence Education Council
(SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai “Social
Science Education” dan “Social Studies”. Dengan kata lain, IPS mengikuti cara
pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi,
ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, sejarah, antropologi, psikologi, sosiologi,
dan sebagainya.
3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
1) Ipa Murni ( Fisika,
Kimia, Biologi, Astronomi)
2) Pengetahuan Ips (
Sosiologi, Politik, Ekonomi, Sejarah, Psikologi )
3) Kemasyarakatan ( Bahasa,
Agama, Kesenian, Sastra )
2). Tujuan ISD
1)Memahami dan menyadari
adanya masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
2)Warga Indonesia memiliki
sikap dan tingkah laku yang baik dalam masyarakat. agar tidak terjadi keributan
ataupun kericuhan.
3)Peka terhadap
masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha mencegah dan
menanggulanginya.
3). Perbedaan dan
PersamaanIlmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial
Ilmu Sosial dasar (ISD) dan
Ilmu Pengetahuan sosial(IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan.
Persamaan ISD dan IPS yaitu
:
·
Kedua-duanya merupakan bahan
studi untuk kepentingan program pendidikan.
·
Keduanya bukan disiplin ilmu
yang berdiri sendiri.
·
Keduanya mempunyai materi
yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Perbedaan ISD dan IPS yaitu
:
·
Ilmu sosial dasar diberikan
di Perguruaan Tinggi, Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan
sekolah lanjutan.
·
Ilmu sosial dasar merupakan
mata kuliah tunggal sedangkan ilmu pengetahuan sosial dasar merupakan kelompok
dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
·
Ilmu Sosial dasar diarahkan
kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang ilmu pengetahuan sosial
diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
4). Ruang Lingkup ISD
3 golongan bahan
pembelajaran ISD antara lain :
1) Kenyataan-kenyataan
sosial yang ada dalam masyarakat. Meliputi, latar belakang disiplin ilmu atau
pandangannya.
2)Konsep-konsep sosial atau
pengertian-pengertian tentang kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar yang
sangat diperlukan untuk mempelajari masalah yang dibahas dalam ilmu pengetahuan
sosial.
3) Membahas masalah-masalah
sosial yang timbul dalam masyarakat.
-ISD meliputi dua kelompok
utama; studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga2 sosial. Yang terutama
terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedang yg kemudian terdiri
atas ekonomi dan politik.
Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan pendidikan pengajaran
a.
Keduanya bukan disiplin ilmu
yang berdiri sendiri.
b.
Keduanya mempunyai materi
yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-masalah
sosial. Untuk dapat menelaah
masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengindentifikasi
kenyataan kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsepsosial tertentu.
Sehingga dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat
dibedakan atas tiga golongan yaitu :
1.
Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat,
yang secara bersama-sama
merupakan masalah sosial tertentu.
Kenyataan-kenyataan sosial
tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli
ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin
ilmu atau sudut pandangannya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan
pendekatan interdisiplin/multidisiplin.
2.
Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian
tentang kenyataan kenyataan sosial
dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat
diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam
Ilmu Pengetahuan sosial.
Sebagai contoh dari konsep dasar
semacam itu misalnya konsep"keanekaragaman" dan konsep "Kesatuan
sosial". Bertolak dari kedua konsep tersebut di
atas, maka dapat kita pahami dan sadari bahwa didalam masyarakat selalu terdapat :
a. Persamaan dan
perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara
individual atau kelompok/golongan.
b. Persamaan dan
perbedaan kepentingan
Rata-rata
setiap negara penduduknya bisa bertambah 2x lipatnya. Lalu perkembangan
penduduk dunia bertambah hingga 3x lipatnya. Itu berarti pertumbuhan penduduk
dunia sangat pesat. Menggunakan Interpolasi linear dari perkiraan UNDESA,
populasi dunia telah meningkat 2x lipat dalam tahun-tahun berikutnya(dengan 2
titik tolak yang berbeda)
-
Kematian
-
Kelahran
-
Imigrasi
Rumus tingkat kematian dasar dan khusus
a.
CDR
= D/P x K
Ket:
CDR : Angka kematian dasar
D :
Jumlah Kematian
P :
Jumlah penduduk pada pertengahan tahuntertentu
K :
Bilangan Konstan
b. ASDRx = Dx/Px x 1000
Ket:
ASDRx : Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx : Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px : Jumlah Penduduk pada umur tertentu
Konstanta (k) : 1000
ASDRx : Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx : Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px : Jumlah Penduduk pada umur tertentu
Konstanta (k) : 1000
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari
tempat yang satu ke tempat yang lain.
Macam - Macam Migrasi
Pertama, Migrasi
Internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :
1.
Imigrasi : Masuknya penduduk ke suatu negara
2.
Emigrasi :Keluarnya penduduk ke negara lain
3.
Remigrasi : Kembalinya penduduk ke negara
Kedua, Migrasi Nasional dibagi menjadi empat , yaitu :
1.
Urbanisasi : Dari Desa ke Kota
2.
Transmigrasi
: Dari Pulau ke Pulau
3.
Ruralisasi : Dari Kota ke Desa
4.
Evakuasi : Dari tempat yang tidak aman ke tempat
yang aman
Proses Migrasi
Dengan
adanya wilayah yang memiliki suatu nilai lebih maka banyak orang/ penduduk pun
yang akan pergi ke wilayah itu dikarenakan di wilayah ia tinggal sudah tidak
ada lagi nilai lebihnya untuk berkelangsungan hidupnya
Proses
migrasi pun punya cara yaitu:
• Proses migrasi ia menetap di suatu wilayah
• Proses migrasi hanya sementara diwilayah itu sewaktu-waktu ia dapat kembali lagi ke wilayah tempat asalnya
• Hanya sekedar berlibur di wilayah itu
• Proses migrasi ia menetap di suatu wilayah
• Proses migrasi hanya sementara diwilayah itu sewaktu-waktu ia dapat kembali lagi ke wilayah tempat asalnya
• Hanya sekedar berlibur di wilayah itu
Proses keberangkatan migrasi bisa dilakukan dengan cara-cara tertentu
misalkan kalau imigran hanya satu orang bisa melakukannya dengan naik sepeda
motor, kalau imigran dengan banyak orang satu keluarga maka bisa melakukannya
dengan naik kendaraan roda empat atau juga naik kapal laut itulah yang biasa
dilakukan imigaran dalam melakukan migarasi di Negara Indonesia.
Tahun pun makin lama makin berlaju dan proses imigrasi pun menjadi sangat
lebih pesat dan perubahan yang terjadi dari mulai tahun yang lalu higga tahu ini
sangatlah banyak, pada tahun ini tercatat banyak sekali imigran illegal/gelap
yang tidak mendaftarkan dirinya pada sensus penduduk pada kota asalnya balia
semua itu terjadi begitu saja tanpa adanya rasa kesadaran maka makin lama akan
terjadi kepadatan penduduk akan teradi dan susah menanganinya dikarenakan
susahnya mendata para imigran.
Akibat Migrasi
•
Akan
terjadi pertikaian didalam suatu kota yang banyaknya imigrasi dikarenakan
banyaknya orang yang bersuku tidak sama, perbedaan sosial budaya, pola pikiran
yang tidak sepaham, adab tutur kata yang tidak sama, dan memandang suatu nilai
orang
•
Akan
cepatnya terjadi bencana alam, karena apabila imigran datang tentu saja mereka
mencari tempat tinggal, maka lahan penghijauan pun menjadi sasaran untuk
dibuatnya perumahan sehingga untuk resapan air pun berkurang sehingga akan
terjadi bencana alam banjir dan juga wabah penyakit
•
Kesehatan
menjadi harga yang lebih mahal di dalam kota migrasi karena, makin banyak
imigran yang datang dengan membawa alat kendaraannya dan juga elektronik yang
mempunyai radiasi dan polusi pun dimana-mana
•
Area
perkuburan yang makin sempit dikarenakan lahan yang letaknya seharusnya menjadi
area pemakaman justru dibuat mall, jalan raya besar, dan juga fasilitas
prasarana lainnya
•
Lahan
pekerjaan yang sempit karena banyaknya orang yang mau menetap di kota migrasi
dengan mencari uang tetapi sudah banyaknya lahan pekerjaan yang diambil orang
dan juga peluang bisnis yang area penjualannya sangat sempit
Kebudayaan
Klasik
Kebudayaan klasik di Indonesia
terjadi pada masa kerajaan-kerajaan di Indonesia. Para ahli kebudayaan telah
mengkaji dengan sangat cermat akan kebudayaan klasik ini. Mereka memulai dengan
pengkajian kebudayaan yang telah ditelurkan oleh kerajaan-kerajaan di
Indonesia. Mereka mempelajari semua dimensi tanpa ada yang dikesampingkan.
Adapun dimensi yang sering ada adalah seperti agama, tarian, nyanyian, wayang
kulit, lukisan, patung, seni ukir, dan hasil cipta lainnya.
Kebudayaan Modern
Kebudayaan Indonesia modern
dimulai ketika bangsa Indonesia merdeka. Bentuk dari deklarasi ini menjadikan
bangsa Indonesia tidak dalam kekangan dan tekanan. Dari sini bangsa Indonesia
mampu menciptakan rasa dan karsa yang lebih sempurna. Pada masa pemerintahan
awal soekarno nama Indonesia mulai di kenal di luar negeri. Kemajuan teknologinya pun
juga mengalami kemajuan yang pesat, seperti kita berhasil membuat pesawat
buatan sendiri dan teknologi lainnya. Kita juga mempunyai keanekaragaman budaya
yang bervariasi dan khas di setiap daerah serta kesenian-keseniannya. Secara
agama meskipun kita mempunyai 5 agama yang berbeda tetapi kita dapat hidup
rukun dan damai satu sama lain.
Perkembangan budaya di Indonesia
mengalami naik turun. Pada awalnya
masyarakat Indonesia mempunyai banyak peninggalan kebudayaan yang ditinggalkan
oleh nenek moyang terdahulu. Akan tetapi, akhir-akhir ini kebudayaan tersebut
mulai terlupakan seiring dengan munculnya kebudayaan yang lebih modern. Semakin
majunya arus globalisasi juga membuat rasa cinta terhadap kebudayaan sendiri
berkurang, dan hal tersebut berdampak tidak baik terhadap budaya di Indonesia.
Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia juga dapat
menghilangkan kebudayaan asli Indonesia. Apabila budaya asing masuk ke
Indonesia, dan tidak ada lagi kesadaran dari masyarakat untuk mempertahankan
dan melestarikannya, maka dapat dipastikan masyarakat Indonesia tidak akan
dapat lagi melihat kebudayaan Indonesia kedepan.
Kebudayaan
barat adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara mamahami
ilmu pengtahuan dan filsafat. Mereka melakukan berbagai macam cara diskusi dan
debat untuk menemukan atau menentukan makna seperti apa yang sebenarnyamurni
/asli dari kesadaran. Mereka banyak belajar dan juga mengajar yang awalnya
datang dari proses diskusi dan perdebatan yang mereka lakukan. Melalui proses
belajar dan mengajar, para ahli kebudayaan barat dituntut untuk pandai dalam
berceramah dan berdiskusi. Hal itu dilakukan karena pada akhirnya akan banyak
yang mengikuti ajarannya.
Kebudayaan Barat tak bisa
langsung diartikan kebudayaan yang datang dari barat. Kebudayaan barat yang di
tulis sebagai western culture.
Western culture
diakui oleh negara belahan dunia manapun sebagai kultur yang berada di Eropa barat bukan
Amerika, bukan Australia, dan bukan Negara Eropa Timur atau Selatan. Namun
seiring perkembangan, terjadilah pembatas yang membatasi budaya barat dan
timur. Mungkin karena perbedaanras,Agama, persamaan kebudayaan di beberapa
belahan negara, sehingga muncul istilah tersebut. Jadi, jika kita langsung
melogika. Budaya barat bukanlah sebuah istilah sebuah arah mata angin yaitu
budaya pada bagian baratkita melainkan
sebuah istilah yang berawal dari kawasan eropa barat.
Individu
Individu merupakan unit terkecil
pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil
dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang
lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak.
Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat
dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil.
Pada dasarnya, setiap individu
memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk
kelompok atau masyarakat. Individu tersebut akan memiliki karakteristik yang
sama dengan kelompok di mana dirinya bergabung.
Pertumbuhan
adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, dan jumlah sel yang
bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal)
Faktor Internal
·
Gen
·
Hormon
Faktor Eksternal
·
Makanan
(Nutrisi)
·
Suhu
·
Cahaya
·
Tanah
·
Air
Fungsi
keluarga adalah suatu pekerjaan- pekerjaan atau tugas-tugas yang harus
dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.
Ada beberapa fungsi yang dapat
dijalankan keluarga, sebagai berikut :
1. Fungsi Memelihara dan membesarkan anak.
Memenuhi
kebutuhan gizi keluarga.
Memelihara
dan merawat anggota keluarga.
2. Fungsi Psikologis
Memberikan
kasih sayang dan rasa aman.
Memberikan
perhatian diantara anggota keluarga.
Membina
pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
Memberikan
Identitas anggota keluarga.
3. Fungsi Sosialisasi
Membina
sosialisasi pada anak.
Membentuk
norma-norma perilaku sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
Meneruskan
nilai-nilai budaya keluarga.
4. Fungsi Ekonomi
Mencari
sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pengaturan
penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Menabung untuk
memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang, misalnya pendidikan
anak-anak, jaminan hari tua, dsb.
5. Fungsi Pendidikan
a. Menyekolahkan
anak untuk memberi pengetahuan, keterampilan dan membentuk perilaku anak sesuai bakat dan minat yang
dimilikinya.
b. Mempersiapkan
anak-anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya
sebagai orang dewasa.
c. Mendidik anak
sesuai dengan tingkat perkembangannya. Ahli lain membagi fungsi keluarga,
sebagai berikut :
Fungsi
Pendidikan : Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan
anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
Fungsi
Sosialisasi anak : Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana
keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
Fungsi
Perlindungan: Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari
tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung
dan merasa aman.
Fungsi
Perasaan : Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif
merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi
dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu
sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
Fungsi
Religius : Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak
anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala
keluarga untuk meyakinkan bahwa ada kehidupan lain setelah dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis
Tugas kepala
keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi
fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari
penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi
kebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif
Tugas keluarga
dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi
yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga
sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita
tentang pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis
Tugas keluarga yang
utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus
Keluarga
adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan
beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
dalam keadaan saling ketergantungan.
Masyarakat
(sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk
sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di mana sebagian besar
interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab,
musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan
hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas
yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah
masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam
satu komunitas yang teratur.
1.
Golongan Masyarakat Tradisional
Masyarakat tradisional adalah
masyarakat yang hidup masih berdasarkan tradisi-tradisi lama yang belum terkena
perubahan-perubahan modern. Mereka hidup masih berdasarkan warisan dari nenek
moyang. Masyarakat ini juga bisa disebut dengan masyarakat pedesaan.
2. Golongan Masyarakat Modern
Masyarakat modern adalah
masyarakat yang orientasi budayanya sudah mengarah mengikuti peradaban dunia.
Perubahan budaya itu terjadi karena masuknya pengaruh budaya luar yang membawa
kemajuan.
Pengaruh budaya tersebut sangat
berpengaruh pada kemajuan pengetahuan dan teknologi . Masyarakat ini sering
disebut juga sebagai masyarakat modern atau masyarakat kota.
Masyarakat
non industri.
Secara garis besar, kelompok ini
dapat digolongkan menjadi gua golongan yaitu kelompok primer dan kelompok
sekunder. Dalam kelompok primer, interaksi antar anggotanya terjadi lebih
intensif, lebih erat, lebi akrab. Kelompok ini disebut juga kelompok face to
face group.Sifag interaksi bercirak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati.
Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelompok ini dititik berakan pada
kesadaran, tanggungjawab para anggotadan berlangsung atas dasar rasa simpati
dan secara sukarela. Dalam kelompok sekunder terpaut saling hubungan tidak
langsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh krn itu sifat
interaksi, pembagian kerja, diatur atas dasar pertimbangan-pertimbagnan
rasional obyektif. Para anggota menerima pembagian kerja atas dasar kemampuan /
keahlian tertentu, disamping dituntut target dan tujuan tertentu yang telah
ditentukan.
Masyarakat Industri
Jika pembagian kerja bertambah
kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. Solidaritas
didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok
masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Otonomi sejenis, juga menjadi ciri
dari bagian atau kelompok-kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat
diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara
mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.
Individu.
Individu berasal dari kata latin
individuum yang artinya tidak terbagi. Individu menekankan penyelidikan kepada
kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa dan seberapa mempengaruhi kehidupan
manusia (Abu Ahmadi, 1991: 23). Individu bukan berarti manusia sebagai suatu
keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagi kesatuan yang terbatas,
yaitu sebagai manusia perseorangan.
Keluarga.
Keluarga adalah sekelompok orang
yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang tinggal bersama dan makan
dari satu dapur yang tidak terbatas pada orang-orang yang mempunyai hubungan
darah saja, atau seseorang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang
mengurus keperluan hidupnya sendiri.
Keluarga berasal dari bahasa
Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok
kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki
hubungan darah, bersatu. Keluarga inti ”nuclear family” terdiri dari ayah, ibu,
dan anak-anak mereka.
Masyarakat.
Dalam bahasa inggris, masyarakat
disebut society. Asal kata socius yang berarti kawan. Adapun kata masyarakat
berasal dari bahasa arab yang berarti berkumpul dan bekerja sama. Adanya saling
berkumpul dan bekerjasama ini karena adanya bentuk-bentuk aturan hidup yang
bukan disebabkan oleh manusia sebagai perseorangan, melainkan oleh kekuatan
lain dalam lingkungan sosial yang merupakan kesatuan. Dengan menggunakan
pikiran, naluri, perasaan, keinginan dsb manusia memberi reaksi dan melakukan
interaksi dengan lingkungannya
Aspek
individu, keluarga, dan masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa
dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan
pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu.
Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka
individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu
dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga
membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan
mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama
kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam
keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu,
melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam
rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu,
masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam
masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari
keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai
pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili
oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum
bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya
individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa
disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk
menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.
Urbanisasi
adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang
cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa
dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial
kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung
dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak
hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu
masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.
Berbeda dengan perspektif ilmu
kependudukan, definisi urbanisasi berarti persentase penduduk yang tinggal di
daerah perkotaan. Perpindahan manusia dari desa ke kota hanya salah satu
penyebab urbanisasi. Perpindahan itu sendiri dikategorikan 2 macam, yakni
migrasi penduduk dan mobilitas penduduk. Migrasi penduduk adalah perpindahan
penduduk dari desa ke kota yang bertujuan untuk tinggal menetap di kota,
sedangkan Mobilitas Penduduk berarti perpindahan penduduk yang hanya bersifat
sementara saja atau tidak menetap.
Untuk mendapatkan suatu niat
untuk hijrah atau pergi ke kota dari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan
pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi,
terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.
Pengaruh-pengaruh tersebut bisa
dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang
untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor
penarik. Di bawah ini adalah beberapa atau sebagian contoh yang pada dasarnya
dapat menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi perpindahan dari
pedesaaan ke perkotaan
http://ariefsz.blogspot.com/2009/12/isd-pengertian-tujuan-isd-dan-ips.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_penduduk
https://id.wikipedia.org/wiki/Migrasi_manusia
http://muhammadfahrizal16.blogspot.com/2015/01/zaman-batu-paleolitikummesolitikummegal.html
https://togapardede.wordpress.com/2013/02/20/wujud-akulturasi-kebudayaan-hindu-budha-dengan-kebudayaan-indonesia/
https://ambarazmi.wordpress.com/2012/11/11/kebudayaan-islam-di-indonesia/
https://www.dictio.id/t/faktor-faktor-apa-sajakah-yang-mempengaruhi-terjadinya-perubahan-sosial/1164
https://rikaarba.wordpress.com/2012/10/21/keluarga-dan-fungsi-keluarga/
https://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga
http://setodwiyulianto54.blogspot.com/2014/11/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
http://bayoscreamo.blogspot.com/2011/10/perbedaan-antara-kelompok-masyarakat.html
https://isdiman95.wordpress.com/2015/09/24/pengertian-tujuan-perbedaan-dan-persamaan-isd-dan-ips-ruang-lingkup-isd/
Comments
Post a Comment